5 Februari 2023

Kesadaran akan investasi di Indonesia semakin hari kian tinggi. Hal itu terbukti dari banyaknya masyarakat Indonesia yang mulai melirik untuk mengalokasikan dana untuk ditaruh di berbagai instrumen investasi.

Namun, dalam berinvestasi tentu tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Paling tidak, Anda harus mengetahui tentang jenis investasi baik dari tingkat risiko maupun jangka waktu investasi yang dipilih.

Apabila membahas tentang jangka waktu investasi, Anda bisa memilih untuk invest jangka panjang atau pendek. Nah, untuk mengetahui tentang perbedaan jangka investasi tersebut, Anda bisa simak informasi berikut.

Perbedaan Investasi Jangka Panjang dan Pendek

Pada saat berbicara tentang investasi di Indonesia secara umum, terdapat beberapa jenis pilihan investasi yang bisa dipilih. Anda bisa memilih untuk berinvestasi dalam jangka waktu pendek ataupun jangka panjang.

Nantinya, jangka waktu tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan seseorang dalam memilih investasi. Lalu, sebenarnya apa yang dimaksud investasi dalam jangka panjang dan jangka pendek itu?

Untuk mencari tahu tentang informasi tersebut, simaklah penjelasan berikut:

1. Investasi Jangka Pendek

Jenis yang pertama adalah investasi dalam jangka waktu yang pendek. Investasi dengan jangka waktu pendek akan menghasilkan return dalam waktu 3 bulan sampai dengan 12 bulan.

Secara umum, ada dua hal yang bisa menjadi ciri sebuah instrumen investasi disebut investasi dengan jangka pendek. Pertama, investasi tersebut diharuskan mempunyai kualitas yang tinggi.

Sementara, ciri kedua adalah investasi tersebut bersifat liquid yang dapat dijual lagi dengan mudah. Namun, pada investasi ini mempunyai kekurangan yakni nilai return yang didapatkan jumlahnya lebih kecil dibandingkan investasi berjangka panjang.

2. Investasi Jangka Panjang

Jenis investasi berdasarkan waktu berikutnya adalah investasi dalam jangka waktu panjang. Sesuai namanya, untuk bisa mendapatkan nilai return dari investasi seperti ini, waktu yang dibutuhkan cukup panjang bahkan sampai bertahun-tahun.

Biasanya, para investor akan menahan investasi ini dalam waktu 10 tahun lebih untuk kemudian dijual agar mendapatkan untung. Namun, jumlah return yang didapat dari investasi ini terbilang cukup besar dibandingkan invest jangka pendek.

Itulah tadi penjelasan tentang perbedaan investasi berjangka panjang dan pendek. Nah, apabila Anda tertarik untuk mendalami tentang investasi di Indonesia, maka segera kunjungi dan bergabung dengan Kementerian BKPM di bkpm.go.id.