Saat haid terjadi umumnya timbul rasa sakit dan tidak nyaman yang timbul akibat kram perut. Dysmenorrhea atau kram perut saat menstruasi adalah rasa nyeri yang berdenyut di perut bagian bawah. Kram ini banyak dialami oleh para wanita baik sebelum maupun sesudah periode menstruasi. Untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut, ada beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan, yaitu:

1. Banyak minum air
Saat haid, kamu bisa menyiapkan sebotol air yang mudah dibawa untuk bepergian. Kamu bisa menambahkan perasan lemon ke dalamnya untuk memberi rasa dan menggugah selera. Minum air memang tidak mengurangi rasa kram secara langsung, tapi dapat mengatasi perut kembung yang dapat memperberat rasa kram perut yang kamu alami.

2. Konsumsi jenis makanan yang sesuai
Ketika mengalami kram saat menstruasi, kamu bisa mengonsumsi makanan yang rendah lemak dan kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Disarankan untuk menghindari makanan berlemak, goreng-gorengan, atau makanan cepat saji.

3. Kompres hangat bagian yang kram
Selanjutnya kamu bisa mengompres dan menempelkan handuk hangat atau botol berisi air hangat ke area perut yang kram. Selain meredakan rasa sakit, sensasi hangat ini juga bisa membuat kamu lebih rileks. Bisa juga menggunakan pad yang mengeluarkan sensasi hangat saat ditempel, lebih praktis dibandingkan harus menggunakan handuk yang dicelup ke air panas. Saat ini sudah ada pad praktis, untuk informasinya dapat klik disini di https://ifreeindonesia.com/

4. Manjakan tubuh dengan pijatan
Untuk mengatasi kram perut saat haid, kamu bisa memijat lembut area perut bawah dengan gerakan memutar secara perlahan. Kamu bisa menambahkan minyak aromaterapi ketika memijat, yang dapat membuat kamu merasa lebih rileks.

5. Bergerak aktif
Rasa tidak nyaman saat haid mungkin membuatmu malas bergerak alias ‘mager’. Tapi, kamu harus melawannya dengan aktif bergerak atau berolahraga, seperti lari, jalan santai, atau aerobik. Dengan aktif bergerak dan berolahraga, tubuh dapat memproduksi endorfin yang bisa mengurangi rasa sakit sekaligus memperbaiki suasana hati.

6. Konsumsi obat pereda nyeri
Ketika kamu merasakan kram perut yang tidak tertahankan, kamu boleh mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol. Tapi ingat, baca dulu aturan pakainya. Jika kamu ragu, berkonsultasilah dengan dokter agar dapat diberikan obat dan dosis yang sesuai.

Kram perut saat haid merupakan hal yang normal. Namun jika kram perut saat menstruasi terasa sangat parah, bisa jadi hal ini disebabkan oleh adanya masalah kesehatan, seperti endometriosis, penyakit radang panggul, dan fibroid rahim.

Kamu bisa mencoba cara-cara di atas untuk mengurangi kram saat mentruasi. Namun jika kram perut yang kamu alami terasa sangat berat, datang secara tiba-tiba, disertai demam, terdapat gumpalan darah dalam jumlah banyak, atau keluar cairan vagina yang kental dan berbau busuk, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.